Minggu, November 25, 2012
Cerpen; "Balada sebuah STNK"
"Antrian nomor 210 sampai 220"
"Bapak Haji Dadang rahmat"
Orang - orang sibuk dengan kepntingannya. Sangat panas ruangan ini. Sebuah Gedung Samsat di Cianjur. Semua orang menunggu giliran di panggil. Sedangkan saya tak tahu menunggu apa. Cerita berawal dari hilangnya STNK saya. Sudah 1 tahun Stnk saya hilang dan saya sudah kesana - kesini:
⇒Ke samsat (cek fisik, bayar 50rb + 20 rb bwt yg nggesekny, setelah cek fisik haris nunggu 1bulan baru bisa d proses, buat balik lagi k samsat )
⇒ ke polisi (nyiapin persyaratan , surat kehilangan, bap, surat tilang, surat kecelakaan, surat jalan , dan lain2, tar d kasih tau ama polisinya ... Biaya mah seridona ngasih)
⇒ ke media (koran, harus ada iklan d koran klo stnk kta emang ilang. Biaya nya tergantung koran nya, ga mahal ko)
⇒ ke lising ( salah satu prsyaratan nya tuh bpkb asli, jd harus ke lising ny bwt pnjm bpkb asli, dan di anter k samsatnya sama orang lising ny, tapi ngantri, jdi harus nunggu orang lissing ny.)
⇒ ke samsat. (Stlah dpt tlpon dr org lissing , pas giliran kita, kita ke samsatnya bareng ama orang lissing ny, bwt bwa bpkb asli. Laliu daftar buat stnk baru... Biaya)
Berkas - berkas Yang harus disiapkan:
•surat cek fisik dr samsat
•surat tanda kehilangan dr polisi
•Bap dr polisi
•Surat tilang polisi
•Surat kecelakaan polisi
•berkas lain dr polisi ( tar d kasih tau ma polisinya)
•Iklan d koran (bukti bahwa stnk hilang)
•Bpkb asli
•ktp asli
Tips:
☀buat yg gak mau ribet, mnding nyewa jasa pembuat stnk (biaya relatif mahal, tp praktis)
☀klo mau ngurus sendiri, harus semangat kesana kemari
☀buat motor yg msih kredit seperti saya, harus sabar, karena bpkb asli kita masih d lissing, jd proses pndaftaran stnk baru ny agak lama, coz antri, yg ilang tuh banyak, dan orang lissing nya cmn bbrapa org yg ngurusin kehilangan.
☀klo males masang iklan d koran, dan g tau gmna caranya, mnta bntuan ke polisi ajah, jd pas ngurusin surat2 polisi, sekalian d bantuin buat masang iklan s koran)
☀proses d polisi nya lama, harus banyak sabar
☀d polisi gak boleh pake clana pendek dan sendal, harus clana pnjang n sepatu (yg sopan)
☀klo pas nunggu giliran bwt d orang lising ny k samsat nya lama, pilih jalur altrnatif, ke agen pmbuat stnk yg udah krja sama ama lising, jd kta lngsung d anter ama org agen lissing tsb, tp kta harus bayar ke agen tsb. (Klo saya kan pke lising otopart, agen nya tuh abs)
☀karena proses pembuatan stnk nya lama, pastikan anda memegang potokopi bpkb (mnta dri lising), surat kahilangan dri polisi, jdi pas ada rajia polisi bilang ajh klo stnk kta ilang ,
Semua sudah saya lengkapi tapi orang lising tidak membantu saya. Setelah motor lunas saya pun pergi ke samsat. 2minggu yang lalu saya pergi ke Samsat dan menyerahkan semua persyaratan dan BPKB asli dan KTP asli. Pak polisi yang jaga di Samsat bilang kalau saya tinggal meniggalkan no telepon saya lalu nanti 1 minggu lagi di hubungi. Dan kenyataannya sampai sekarang tepat 2 minggu , tak ada telpon ataw sms sekali pun pada saya. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk datang kembali ke samsat untuk menanyakan semua ini.
"Permisi pa, saya mau menanyakan STNK saya, 2 minggu lalu saya sudah meyerahkan semua berkas nya. Katanya 1mingguan di hubungi. Tapi sampai sekarang belum dihubungi. " Jelas saya
"Bisa lihat nomor Resi nya?" Tanya petugas Samsat
"Saya tidak di kasih apa-apa pak. Saya cuman di suruh mebinggalkan nomor telepon. Katanya nanti dihubungi, tapi sampai 2 minggu gak ada kabarnya." Jelas saya yang kebingungan.
"Kamu ngasihnya pada pak siapa?" Tanya petugas itu
"Saya tidak tahu namanya pa. Yang jelas pake seragam polisi." Jawab saya.
"Nomor polisinya berapa?" Tanya pak polisi.
Karena saya tidak tahu nomor plat motor sendiri, saya pun pergi ke parkiran lalu menulis nomornya.
"Nomornya, F 4019 YN pa." Jawab saya setelah nmelihat keuar.
"Ya sudah tunggu saja dulu." Perintah petugas itu.
TV yang sedang menyiarkan sebuah acara Gosip sama sekali tidak ada yang menontonnya, suara tV kalah sama dengan petugas yang memanggil orang - orang. Kalah dengan suara-suara orang yang sedang berbicara ini - itu. 1 1/2 berlalu. Lalu saya kembali menanyakan lagi ke pada petugas yang tadi.
"Pa, gimana, apakah berkas berkas saya sudah ada?" Tanya saya
"Sebentar ya, saya bereskan dulu STNK yang sudah pada beres ini." Jawab petugas berusaha untuk ramah, walaupun tidak sesuai dengan wajahnya yang lelah.
Jam menunjukan jam 12 siang. Sangat melelahkan, panas, ramai, dan sumpek. Mana bau kaki lagi, mungkin ada orang ynag membuka sepatunya, membuat ruangan yang sesak ini bau oleh kakinya.
Karena saya lelah say memutuskan untuk minum duylu, minum Pocari Sweat. Pas saya lihat ke loket yang di atasnya bertuliskan PENDAFTARAN PENGESAHAN 1 TAHUN 5TAHUN R4 itu ada sebuah ackrilik beruliskan ISTIRAHAT. Haduh... Bagaimana nasib saya selanjutnya. Saya sangat membutuhkan KTP saya. Saya sudah merencanakan Pernikahan dengan seorang wanita, tanpa KTP, apa yang bisa saya lakukan?. Untuk menikah pastinya dibutuhkan KTP. Dan yang bisa saya lakukan hanya terdiam, sambil memainkan Hp saya yang terlihat semakin Membosankan.
Tulisan Istirahat sudah tidak ada, petugas yang tadi telah kembali. Tapi masih sibuk dengan entah apa. Saya hanya bisa menunggu, waktu menunjukan pukul 1 siang sekarang. Ruangan ini sekarang semakin sesak. Badan ini serasa tidak sanggup menunggu lebih lama. Serasa akan roboh badan ini. Seorang wanita memberiku semangat ia adala calon istriuku, ia memberikan beberapa nama untuk bisa membantuku. Tapi saya pikir itu sama saja akan membuatnya lebih pusing. Saya hanya menunggu.
Setelah tidak ada kepastian tentang stnk saya, saya pun memutuskan pulang. Saya salah dalam prosedure nya. Harusnya saya tidak menyerahkan dokumen begitu saja.
****
Hari berganti, saya hanya berdoa, semoga pak Polisi yang saya kasih berkas - berkas saya segera menghubungi saya. Dan akhirnya setelah saya berdoa, akhir nya ada sms:
Slmt pagi,pengajuan duplikat stnk sdh brs,silahkn dtng ke kntr samsat untuk proses selanjutnya
Saya lansung datang ke Samsat, padahal hari ini saya lagi di rumah calon mertua saya. dan pas saya sampai, saya harus menunggu lagi. Haduh.... Jam menunjukan pukul 12:30. Hari ini hari Kamis. Kondisi disini tidak seperti saat saya menanyakan stnk saya, kursi - kursi banyak yang kosong, tidak ada orang yang memanggil - manggil nomor antrian. Tidak ada orang yang mengantri. Dan seperti biasa jam segini adalah jam ISTRAHAT. Menunggu lagi saya seprtu kemarin.
Tik tok, jam 13:00. Tanda istirahat sudah tidak ada. Menunggu, dan menunggu. Kejadian beberapa hri lalu seperti terulang kembali, bedanya hanya sekarang ada secercah harapan agar stnk saya bisa selesai.
13:30 akhirnya nama saya di panggil dan di suruh memberikan uang.
"Delapan ratus tujuh puluh selmbilan ribu rupiah" kata pak polisi itu.
Saya pun langsung membayarkan sejumlah uang tersebut. Dan disuruh menunggu lagi.
"Duduk dulu saja" kata pak polisi gendut itu.
Menunggu dan menunggu. Memang harus sabar berurusan dengan pihak berwajib ini. Harus punya hati yang sabar dan kuat. Karena kita akan banyak menunggu. Saya membaca sebuah tulisan di dalam gedung samsat ini.
Standar waktu pelayanan stnk:
Pengesahan. Stnk : 30 menit
Perpanjangan stnk: 60 menit
Cek fisik : 15 menit
Cetak tnkb : 20 menit.
Kami memang. Belum sempurna tetapi kami selalu berusaha. Insya allah bersama kita 'bisa'
Itu standar nya, tapi kenyataannya bisa 2 kali lipat waktu terzebut, atau bisa lebih cepat. Tergantung. Kita bisa lebih lama kalau kita awam soal beginian, tapi bisa juga cepat apabila kamu mempunyai kenalan di Samsatnya. Banyak yang kecewa atas pelayanan ini. Tapi sekali lagi saya hanya bisa bersabar.
Setelah lama menunggu akhirnya nama saya di panggil juga. Lalu saya di beri stnk baru dengan nomor polisi baru : F 4979 WB.
Akhirnya perjuangan say berakhir di sini. Tapi masih ada yang mengganjal hati, BPKB asli saya belum ada di tangan, baru ktp asli saja yang di berikan pada saya. BPKB asli saya harus di ambil di POLRES cianjur sekitar 1 bulan lgi. Huduuh.....
End.
__________________________________
Balada Sebuah STNK
Gagas Alf.
(@gaagas Nov. 12 2012)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar