(Fictional short stories about my cousins: @EGAOLIVIA_ @Guaje9_Rizaldy & @iqbaale)
Olivia Audry. Nama yang begitu cantik, begitupun orangnya. Dia yang membuat hari - hari adikku yang bernama Ikbal Ramadhan menjadi penuh semangat dan penuh senyuman.
Owl, panggilan ikbal pada olivia. Saat aku bertanya padanya kenapa ia memanggilnya owl, jawaban pertamanya nya adalah karena wajah olivia seperti burung hantu. Aku tahu kalau adikku ini sedang berbohong, Lalu aku kembali bertanya untuk kedua kalinya, dan jawabannya adalah:
"Dia Seperti burung hantu kak, Ketika semakin banyak ia melihat, maka semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar."
Lalu ia menjelaskan kan lebih lanjut. Burung hantu adalah burung yang tidak banyak berkicau, tidak sering terbang, dan burung bijaksana yang setia. Burung hantu hanya kawin satu kali sepanjang hidupnya. Itu pun yang ikbal lihat dari sosok olivia, atau yang biasa ia sebut owllivia (olivia si burung hantu). Aku melihat Cinta dimatanya, tapi ia mengelaknya. Adikku adalah orang yang takut jatuh Cinta. Aku tahu kenapa,...
*****
Olivia dan Ikbal adalah teman satu sekolah menengah atas. Mereka berdua pertama kali bertemu saat duduk di kelas Satu. Pertemuan pertama itu terjadi saat akhir Masa Orientasi Siswa. Pada hari terakhir Mos setiap kelas harus menyumbangkan perwakilan siswanya untuk menampilkan pertunjukan di depan semua siswa. Ikbal mewakili kelasnya dan menyumbangkan suara merdunya dengan menyanyikan lagu I'm Yours - Jason Mraz. Sedangkan kelas olivia menampilkan Band, dan Olivia memainkan Drum. Permainan Drum Olivia menarik perhatian Ikbal untuk pertama kalinya. Saat itu, olivia memakai kaos bertuliskan 'Owl'. Dan Ikbal pun jatuh cinta pada pandangan pertama.
Olivia adalah sosok pendiam, tidak banyak yang ia katakan, perempuan penyuka semua yang berhubungan dengan burung hantu, mulai dari aksesories sampai music (Owl city), olivia juga cukup mahir mamainkan drum.. Sedangkan Ikbal, pria periang, senang bergaul, suka bernyanyi dan memiliki mimpi sebagai Penyanyi seperti Jason Mraz, penyanyi favoritnya.
Pertemuan selanjutnya terjadi ketika mereka berdua di kantin sekolah, ikbal memberikan senyuman manisnya sambil memperkenalkan dirinya pada olivia, tapi olivia tidak membalas senyuman ikbal dan hanya berlalu. Saat itu ikbal tak tahu nama olivia, yang iya tahu hanya owl, karena tulisan itu yang ia lihat ketika pertama melihatnya. Pertemuan berikutnya, ikbal memberanikan diri untuk menyapa Olivia, dan Olivia pun menyambutnya, lalu mereka berdua menjadi lebih dekat sebagai sahabat.
*****
Hari - hari adikku menjadi lebih berwarna semenjak kehadiran Olivia, walaupun ada rahasia yang ia sembunyikan. Adikku menderita sebuah penyakit yang bernama Creutzfeldt Jakob: Penyakit ini merupakan
gangguan otak yang langka dan fatal. Penyebabnya belum diketahui, gejala paling dini penyakit ini berupa gangguan pada memori, penyakit ini
berkembang dengan cepat disertai dengan entakan otot, lemas pada tangan dan tungkai kaki, penyakit ini menyebabkan kematian. tapi adikku tidak pernah memperlihatkan kepada orang - orang di sekitarnya bahwa dia sedang menderita penyakit keras. Ia tetap menjadi Ikbal yang ceria. Hanya Aku, Ibu, dan seorang teman bernama Andy Rizaldi (Aldy) yang mengetahui tentang penyakit ikbal.
Aldy, teman baik ikbal dari Smp, aldy tahu penyakit ini ketika aku memarahi adikku karena ia memaksakan diri untuk tampil di perpisahan Smp. Saat itu penyakit Ikbal kambuh, tangan ikbal lemas, dan kakinya tak sanggup berdiri. Ikbal pun di bawa ke Uks, saat di UKS aku memarahinya karena ia memaksakan ikut kegitan perpisahan sekolah, saat itu tanpa sengaja Aldy mendengar semua. Tapi Aldy telah berjanji pada Ikbal tidak akan memberitahukan tentang penyakit Ikbal pada siapapun. Dan akan menganggap bahwa ikbal baik - baik saja.
"Aku ga papa kak..."
Kata - kata itulah yang terucap dari bibir adikku ini, dia selalu menganggap dirinya baik - baik saja. Dan dia tidak suka kalau dia diperlakukan seperti orang sakit. Obat yang ia minum setiap hari selalu ia sembunyikan, dan meminumnya secara sembunyi - sembunyi.
*****
Cerita Ikbal;
Ikbal selalu menceritakan tentang hari - hari nya padaku, ia takut lupa akan apa yang telah ia alami. Karena penyakitnya, ikbal sering susah mengingat sesuatu, tapi aku selalu mengingatkannya. Aku sangat kagum pada adikku, ia tidak pernah mengeluh akan penyakitnya, ia juga tetap menjalankan kewajibannya untuk shalat 5 waktu. Walalupun aku tahu setiap ia sujud saat shalat, ia merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya, karena posisi kepala yang dibawah membuat darah mengalir ke kepalanya dan itu membuat kepala ikbal terasa pusing, tapi ikbal tak pernah berhenti untuk shalat. Ia juga selalu membaca Al-Quran, cita - citanya selain jadi penyanyi adalah ingin hafal semua isi al-quran. Impian yang luar biasa, aku selalu membantunya untuk menghafal al-quran. Walaupun ia terkadang suka lupa karena penyakitnya, tapi ia tak pernah menyerah dan selalu melawan menyakitnya itu.
Semua ikbal ceritakan, mulai dari teman - teman nya; Andi Rizaldy (Aldy), Tiara Desti, Dessy Purnama Sari, Ilham Bintang, Langit abraham, Bumi Abraham, Olivia Audry dan masih banyak teman ikbal yang lain. Dari semua temanya, Olivia adalah orang yang paling sering ikbal ceritakan, cerita tentang hobinya main drum, tentang kesukaan olivia dengan burung hantu, tentang panggilan ikbal padanya 'Owllivia', dan olivia memanggil ikbal dengan panggilan 'Ikballang', atau ikbal si belalang, kalau nama ikballang aku tak tahu kenapa olivia memanggil ikbal dengan sebutan itu, ikbal juga tak tahu kenapa. Hanya olivia yang tahu kenapa iya memanggilnya ikballang.
Ikbal dan olivia sering menghabiskan waktu bersama, pada waktu jam istirahat mereka berdua sering makan bersama, saat ada jam pelajaran kosong, mereka sering bernanyi- nyanyi di dalam kelas. Saat ikbal bercerita tentang olivia, aku melihat kebahagian dimatanya.
Aku masih ingat waktu ikbal bercerita tentang Aldy yang menyatakan cintanya pada olivia, tapi olivia menolaknya. Lalu aku menyuruh ikbal untuk mengutarakan perasaannya pada olivia, tapi ia hanya terdiam.
Pernah satu hari ia juga mendapat surat cinta dari Tiara, tiara menyukai ikbal, tapi hati ikbal hanya untuk olivia. Ikbal pun menolak Tiara dengan baik, dan Tiara pun mengerti, mereka pun tetap menjadi sahabat baik.
Ikbal juga pernah bercerita tentang kedua temannya yang bernama Dessy dan Ilham yang pacaran. Ikbal bercerita kalau ia pernah tanpa sengaja melihat ilham mencium dessy. Dan dari yang aku lihat, mungkin adikku ini juga ingin merasakan indahnya cinta di usia remaja..
Harry potter, ikbal sangat menyukai film ini, ia pernah bercerita bahwa ia ingin punya Batu bertuah seperti di film Harry Potter, supaya apabila ia meninggal dunia, ia bisa hidup kembali. Aku juga berharap kalau batu itu benar-benar ada.
Kalau ada satu hal yang paling ditakutkan Ikbal didunia ini, itu adalah Hantu. Ya, adikku itu takut dengan hal-hal mistis. Pernah satu kali saat ia ulang tahun yang ke 16 pada saat kelas 2, teman-temannya di eskul paduan suara mengerjai Ikbal dengan memakai kostum pocong, kunti, dan hantu-hantu lain, saat itu Ikbal ketakutan setengah mati, bahkan sempat marah pada Langit, karena ia lah yang punya ide untuk menakut-nakuti Ikbal.
Terakhir, saat Ikbal berulang tahun ke 17 tahun kemarin, teman-temannya datang ke rumah, kebetulan beberapa minggu yang lalu penyakitnya sedang kambuh, tapi Ikbal bilang pada teman-temannya kalau ia hanya sakit meriang biasa. Teman-temannya, olivia, dessy, aldy, tiara, dan teman teman paduan suaranya seperti Langit, Billy, dan lain-lain datang menjenguk dan mebawakan kue ulang tahun dan hadiah. Ikbal sangat bahagia sekali saat itu. Setelah teman-temannya pulang ia bercerita bahwa ia sangat senang, dan bertanya padaku apakah tahun depan ia masih akan merasakan ulang tahun, aku pun sedih mendengar itu. Ikbal mendapatkan banyak hadiah, ibu memberikan sebuah alquran kecil untuk ikbal, supaya ikbal bisa mencapai cita-cita nya yaitu hafal alquran. Dan aku memberikan sebuah buku, buku penyemangat, agar Ikbal bisa terus bersemangat menjalani hidupnya. Olivia memberikan sebuah ipod, yang didalamnya sudah terisi lagu favorit mereka berdua seperti lagu Jason Mraz, Bruno Mars, Owl City, Justin Bieber, grayson, dll. juga foto - foto kenangan mereka bersama teman- temannya, foto saat eksul di paduan suara, foto saat mereka berkemah di Cibodas, dan foto - foto lainnya.
*****
Nyanyi, adalah hobi dan impian adikku, ikbal memiliki bakat menyanyi dari kecil. Dan ia bermimpi menjadi seorang penyanyi, oleh karena itu ia mengikuti ekstra kulikuler Paduan suara.
sudah hampir 3tahun ikbal mengikuti eskul paduan suara, dan ia sangat senang sekali saat tahu bahwa ia dan teman-temannya akan mengikuti perlombaan paduan suara se-jakarta. Ia dan teman-temannya sibuk latihan untuk perlombaan, walaupun konsentrasinya terpecah karena ia juga harus belajar extra untuk Ujian Nasional. setelah mengikuti tahap seleksi, sekolah ikbal pun masuk ke 10 besar, dan masuk babak final.
Kemarin, adalah hari yang paling Ikbal tunggu, ia terlihat tegang, aku dan ibu pun ikut menonton final paduan suara se-jakarta ini. Saat itu ikbal terlihat sangat pucat, aku dan ibu menyuruh ikbal untuk tidak ikut tampil, tapi ikbal tetap bersihkeras untuk ikut tampil. Lalu ikbal pun tampil dengan teman-temanya. Penampilan ikbal sangat mengagumkan, apalagi Saat bagian ikbal menyanyi solo. Tepuk tangan penononton sangat ramai. Setelah penampilan selesai, aku pun pergi kebelakang panggung untuk menyelamati ikbal dan teman-temannya. Lalu aku sangat terkejut saat sampai di belakang panggung, karena ikbal pingsan.
Aku dan ibu langsung membawa ikbal ke ke rumah sakit, tapi nyawa adikku tidak bisa diselamatkan lagi, Aku dan ibu sangat sedih. Ditempat lain sekolah ikbal menjadi juara satu lomba paduan suara se-jakarta. Lalu tak lama olivia, Langit, dan teman teman nya datang dengan membawa piala kemenangannya. Ikbal sudah tak bisa memegang piala kebanggannya itu, tapi aku yakin ia bisa merasakan kebahagian itu, dan aku juga yakin ikbal tahu betapa aku dan ibu sangat bangga padanya.
Sebelum ikbal menghembuskan nafas terakhirnya, ia sempat sadar, lalu ia melafalkan beberapa surat - surat pendek alquran. Aku dan ibu menangis, aku yakin ikbal telah hafal alquran, di nafas terakhirnya kalimat yang terucap adalah ayat - ayat alquran.
*****
Sekarang adikku Ikbal telah tiada di usianya yang ke 17tahun,, tak ada lagi senyumnya, nyanyiannya, cerita tentang harinya, cerita tentang Olivia, cerita tentang impiannya. Aku merasa Tuhan tak adil, aku kehilangan seorang ayah 5 tahun lalu, dan sekarang aku kehilangan seorang adik yang sangat aku sayangi. Ibu, aku yakin kita tetap bisa berjuang bersama melanjutkan hidup. Ikbal mungkin sudah tidak ada di dunia, tapi dia akan selalu ada di hati kita...
"Kak iman, tolong kasih surat yang ada di laci kamar ikbal pada olivia..."
Beberapa hari lalu sebelum final lomba paduan suara, ikbal sempat memintaku untuk memberikan surat pada olivia. Ikbal menyebutku dengan 'ka Iman', biasanya ia hanya memanggilku 'kak'. Tapi entah kenapa hari itu ia memanggilku 'kak iman'. Ia tersenyum bahagia saat meminta tolong padaku. Lalu aku bertanya pada ikbal kapan aku harus memberikan surat itu pada olivia, dan ia menjawab bahwa surat itu diberikan pada saat final lomba paduan suara selesai.
Dan Hari ini sehari setelah perlombaan, sehari setelah kepergian adikku, aku memberikan surat ini pada olivia, tangan olivia berdarah. saat kutanya tangannya kenapa ia hanya menjawab terjatuh saat perjalanan pulang lalu keserempet motor, tapi ia bilang tak apa -apa. aku yakin ia tak bohong. ia masih tampak sedih karena kehilangan ikbal. aku tahu ia adalah gadis kuat. setidaknya itulah yang aku tahu dari ikbal...
Dan ini adalah isi dari surat ikbal untuk olivia:
______________________________________________________
Dear, Owllivia...
Ini mungkin saatnya mengucapkan kata - kata perpisahan liv,
Tapi aku bukan orang yang pintar merangkai kata - kata,
Aku hanya ingin berterima kasih,
Terima kasih Karena kamu telah mewarnai hari - hariku.
Kamu membuatku lupa akan kematian,
Lupa akan kesakitan,
dan mengubahnya menjadi sebuah senyuman.
Kamu menunjukan indahnya dunia,
Membuat hidupku lebih berarti,
Membuat nafas ini tak terbuang sia - sia.
Ingin rasanya terus bersamamu,
Bernyanyi di koridor, menari di lapangan, Berlari...
Makan di kantin, hujan - hujanan, Tertawa....
Tapi mungkin tuhan punya rencana yang lebih indah.
Liv, aku hanya ingin kamu tahu, aku mencintaimu.
Sebuah kata - kata klasik yang sering kamu dengar.
Sebuah kata yang tidak pernah bisa aku ucapkan.
Orang bilang bilang cinta sejati tak pernah mati.
Walaupun raga ini tiada Cinta akan tetap tumbuh,
DiHatiMu...
Ikbal Ramadhan.
________________________________________________________
Owllivia
Gagas Alf.
(@gaagas Sept 04 2012)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar