Rabu, September 19, 2012

Cerpen; "Joko & Sri"

(terinspirasi dari kisah nyata seorang sahabat.)
_____________________________________________________________




Joko, pemuda berumur 23 tahun, bekerja di salah satu perusahaan swasta di kota kecil ini, Cianjur. pekerja yang giat, perantau dari lampung datang ke kota ini untuk bekerja. Memiliki cita - cita untuk bisa membanggakan kedua orang tuanya di Lampung. Seorang nasrani yang taat beribadah.

Sri, gadis berusia 20 tahun, mojang asli Cianjur, berparas cantik, bekerja di salah satu Mini market dekat perusahaan joko bekerja. Bercita - cita menjadi wanita sukses, kaya raya dan bahagia. Sri beragama islam, tapi agamanya itu hanya ada di KTPnya saja, tidak dihatinya.

Joko dan Sri adalah sepasang kekasih yang dimabuk asmara. Walaupun banyak perbedaan diantara mereka, tapi mereka berdua tetap menjadi sepasang kekasih, walaupun banyak kendala, halangan, dan rintangan yang menghadang hubungan mereka.

Mereka telah berpacaran selama 1 tahun lebih, awal pertemuan mereka berawal dari dari seorang teman bernama Seldy yang meperkenalkan joko pada sri. Lalu mereka pun menjadi lebih dekat, sering coment-comentan di Facebook, sms-smsan, telepon-teleponan, sampai akhirnya mereka berdua pun menjadi sepasang kekasih.

Hubungan mereka berdua selalu berjalan dengan penuh rintangan, bahkan di awal hubungan mereka terjalin, saat sri memutuskan untuk menerima cinta joko, ternyata sri masih berhubungan dengan pria lain. Lalu setelah banyak pertimbangan dan banyak air mata joko yang keluar karena tersakiti oleh sri, Joko pun akhirnya kembali pada sri, setelah sri mengakhiri hubungannya dengan lelaki yang bernama Norma itu. Lalu mereka berdua pun melanjutkan pertalian kasih mereka.

Setelah satu tahun berhubungan, joko selalu saja Galau, sudah 2 kali sri mengingkari kepercayaan yang joko berikan. Pertama waktu pertama menjalani pacaran, dan yang kedua beberapa bulan lalu sri juga menduakan cintanya. Sri sering jalan bedua dengan seseorang yang bernama Erick. Erick adalah teman satu Kantor Joko. Tapi entah kenapa joko tetap saja mencintai sri, dan selalu memaafkan sri. Mungkin itulah yang dinamakan cinta.

Berwajah cantik, itulah yang menyebabkan sri di sukai banyak pria, dan sri juga adalah gadis yang labil, ia tidak bisa menolak pria - pria tampan yang mendekatinya. Sampai - sampai ia menduakan Joko. Tapi hati Sri hanya untuk joko, walaupun ia sering hinggap ke hati pria lain, tapi pelabuhan cinta terakhirnya akan selalu kembali ke hati Joko.

Hubungan sri dan joko terhalang oleh sebuah tembok besar yaitu perbedaan agama. Joko seorang kristen, sedangkan Sri seorang muslim. Padahal hubungan mereka berdua sudah terbilang sangat serius. Joko sudah mengenal baik kedua orang tua Sri. Begitupun sebaliknya Sri sudah mengenal keluarga Joko di sini, dan sudah sering berhubungan lewat Telepon dengan kedua orang tua joko yang berada di lampung. Joko tinggal dengan paman dan bibinya di cianjur dan Sri sudah diterima baik oleh paman dan bibi joko.

"Kalau sama Sri ibu setuju. Sri itu kelihatannya baik, ternyata anak ibu ini pintar memilih perempuan." Jelas ibu Joko saat Joko dan Sri menelpon Ibu Joko yang berada di lampung.

Saat Joko mengantarkan Sri pulang, Joko dipersilahakan masuk oleh Ibu Sri, lalu ayah dan Ibu Sri menanyakan soal hubungan nya dengan Sri.

"Joko, apa hubungan kamu sama Sri serius?," tanya ayah Sri.
"Serius pa. Saya yakin Sri perempuan yang tepat buat saya" jawab joko dengan yakin.
"Terus kamu kan tahu, Sri adalah seorang Muslim." Lanjut ayah sri.
"Saya sedang mendalami islam pa. Dan semoga nanti saya bisa melamar Sri"

Cinta, cinta lah yang Joko rasakan, ia mulai belajar banyak tentang Islam. Ia sudah Yakin bahwa ia akan menjadi Mualaf. Dan yakin akan menikahi Sri. Perbincangan soal pernikahan sering Joko bilang pada Sri, tapi Sri hanya bilang Iya dan Iya saja.

Malam ini Joko mengajak Sri untuk pergi makan diluar. Tapi Sri menolaknya karena ia bilang ia sedang bekerja. Joko pun kecewa, lalu ia mempunyai ide untuk datang ke mini market tempat Sri bekerja untuk mengejutkan pacarnya itu. Tapi saat Joko kesana, justru Jokolah yang terkejut, Karena ia melihat Sri pergi dengan seorang Pria. Pria itu tak lebih tampan dari Joko, dan tak lebih kaya dari Joko, pria itu memakai Motor tua, dan membawa Sri ke suatu tempat. Joko pun mengikuti Sri dan pria itu.

Pria itu membawa Sri ke arah Puncak. Joko lalu mempepet Motor itu dengan Motor kawasaki Ninjanya, dan mendahului motor itu lalu berhenti di depan Motor itu. Motor tua itu pun berhenti, lalu pria itu hendak turun dari motor tua itu, tapi Sri menahannya, dan tanpa sepatah kata pun mereka meninggalkan Joko. Joko bingung, kenapa Sri selalu membuatnya skait hati. Joko lalu pulang ke rumah paman bibinya.

Keesokan harinya Joko tak masuk bekerja, Ia hanya mengurung diri di kamar. Hanya merokok dan minum minuman keras. Tanpa makan sedikitpun. Paman dan bibi nya bingung apa yang terjadi pada joko. Bibi Joko mengetuk pintu, tapi joko hanya diam, dari dalam kamar joko hanya terdengar lagu lagu Keras.

|Pagi say| sms Sri hari ini.

Kepala joko masih terasa sakit karena banyak minum dan merokok, badannya terasa lemas karena tidak makan seharian kemarin. Ia bingung saat membaca sms Sri. Lalu joko membelas:

|jangan hubungin aku lagi| balas joko
|kenapa| balas Sri
|udh ak blng jgn hbngin ak lg| balas Joko lagi.

Hari ini joko masuk kerja walaupun ia masih merasa sakit hati karena Sri, Sri menganggap tidak terjadi apa-apa. Padahal jelas - jelas Joko sudah menghentikan Motor tua yang dia naiki dengan Pria selingkuhannya. Paman joko bertanya ada apa, kenapa joko tidak keluar semalaman kemarin. Tapi joko hanya diam.

"Kenapa gua bego banget ya Derr" cerita joko pada Derra.
"Jangan bilang si Sri selingkuhin lu lagi?. Bukannya lu bilang lu dah serius ma dia?. Lu bahkan katanya udah Mualaf kan ?"
"Gua belum jadi mualaf. Iya dia nyakitin gua terus, tapi gua tetep ajah cinta ma dia."
"Lu yakin dia juga cinta ama lu"
Joko menggelengkan kepalanya.

Handphone Joko bergetar, ternyata sms dari Sri:
|sayy...|

"Gua bales apa ya?" Tanya joko pada Derra.
"Gak usah dibales."

Beberapa hari selanjutnya handphone joko sibuk dapat sms dari Sri. Ia sama sekali menganggap tidak terjadi apa - apa. Padahal saat joko menghentikan motro tua itu, Sri melihat Joko. Tapi Sri bahkan tidak berusaha meminta maaf atau menjelaskan dengan siapa ia pergi. Joko pun tidak pernah membalas sekalipun sms dari Sri. Telepon dari sri pun tidak pernah ia angkat.

2 bulan berlalu, hati joko mulai terobati dengan pekerjaan dan teman - temannya. Sri masih saja menghubungi Joko, sampai akhirnya Joko pun mengganti Nomor Teleponnya. Hari ini Joko pulang jam 3 sore. Saat ia masuk ke rumah paman dan Bibinya, ia melihat ada Tamu. Dan tamu itu adalah Ayah dan Ibu Sri,

"Joko, om mau kamu segera menikah dengan Sri"
"Tapi om, saya dan Sri sudah..." Jawab joko... Sebelum jok menyelesaikan jawabannya ayah Sri melanjutkan perkataannya.
"om tahu kamu kan sudah bilang hubungan kalian sudah Serius, dan om juga mengerti kalau kamu dan Sri sudah tidak bisa menahannya. Tapi kamu juga harus mempertanggungjawabkan perbuatan kamu."
"Maksud om?... " Jawab joko bingung.

Ayah Sri menjelaskan panjang lebar di hadapan joko, paman dan bibinya. Sri sekarang Hamil 4minggu. Joko kaget. Selam 2 bulan terakhir ia tidak pernah bertemu dengan Sri, bagaimana ia bisa hamil 4minggu?. Bahkan selama Satu tahun lebih ia berpacaran ia belum pernah melakukan hubungan suami istri dengan Sri. Joko snagat menghargai Sri. Ia belum pernah menyetubuhi Sri. Lalu siapa yang mengahamili Sri?.... Joko hanya terdia dan berpikir. Ayah dan ibu Sri lalu pamit dari rumah paman bibi joko.

"Kamu harus menikahi Sri segera.." Pinta bibi joko.
"Tapi aku dan Sri belum pernah melakukan hubungan suami istri tan.." jawab joko.
"Haha... Jangan mau enaknya aja ko! Om ngerti ko. Tapi sebagai laki-laki kamu haru tanggungjawab" lanjut paman joko.

Dengan hati yang terkejut, bimbang, sedih, dan galau joko lalu menghubungi Sri dan menanyakan semua yang terjadi.

"Maafkan aku ko..." Sri menangis saat meminta maaf pada joko.

Sri hamil oleh selingkuhannya yang sering mengajaknya main ke puncak. Selingkuhannya itu bernama Edward. Seorang pegawai negri rendahan yang sudah memiliki istri. Ia sudah bilang pada edward kalau ia hamil, tapi Edward malah mengajak keluarganya pindah, pindah entah kemana. Edward langsung pergi meninggalkan Sri saat tahu kalau Sri mengandung anaknya.

Joko sangat marah mendengar pengakuan Sri. Ingin sekali ia mencari orang yang bernama Edward itu dan membunuhnya. Sri menangis saat menjelaskan semuanya. Ia juga meminta Joko unyuk menikahinya. Sri bilang bahwa ia sangat mencintai Joko. Ia juga berjanji akan menjadi Istri yang baik untuk Joko. Ia berjanji akan berubah menjadi lebih baik. Hati joko memang sangat Marah. Tapi didalam hatinya ia sangat mencintai Sri. Ia tidak mungkin tega melihat Sri melahirkan anak itu tanpa seorang ayah. Hati joko pun luluh mendengar tangisan dan penyesalan Sri. Dan berjanji akan menikahi Sri.

Akhirnya Cinta lah yang meluluhkan Hati joko. Seberapa seringpun ia disakiti oleh Sri, tapi ia tetap saj memaafkan dan menerima kesalahan Sri. Dan karena Cinta lah ia juga mengorbankan Keyakinannya, Kini ia menjadi seorang Muslim. Beberapa hari sebelum akad nikah Joko mengucapkan Dua kalimat syahadat yang berarti Joko resmi menjadi seorang Muslim.

Joko dan Sri pun akhirnya Menikah. Kedua Orangtua Joko datang ke Cianjur untuk menyaksikan pernikahan anak kesayangannya menikah. Mereka juga bisa menerima keputusan joko untuk menjadi seorang muslim.

Perjalanan cinta Jojo dan Sri memang tak seindah cerita cinta kebanyakan orang. Tapi kehidupan setelah menikah membuat Joko dan Sri menjadi lebih Dewasa. Lebih bisa menghargai. Bisa saling percaya dan menjaga kepercayaan. Kehidupan Joko dan Sri sebagai Ayah dan ibu pun membuat mereka menjadi orangtua yang Bahagia. Dan mereka mengerti akan arti Kehidupan. Sri sudah tak lagi egois, sudah bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak perempuannya.

End.











__________________________________
Joko & Sri
Gagas Alf.
(@gaagas Sept 18 2012)

Tidak ada komentar: